BISMILLAH SUNGSANG MULTI FUNGSI

BISMILLAH SUNGSANG MULTI FUNGSIBISMILLAH SUNGSANG MULTI FUNGSI – Ilaa hadroti Rosuulullooh sayyidinaa wa maulaanaa nabiyyil musthafaa Muhammadin shallallaahu ‘alaihi wasallam Al faatihah (alfatehah3x) – Asyhadu allaa Illaaha Illallooh,wa asyhadu annaa Muhammadar Rosuulullooh (3x) – Alloohumma shalli Wa sallim wa Baarik ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa alaihii wa shohbihii wa sallim (11x) – Khusushon (kedua orangtua kita) Al faatehah1x

– Ilaa hadroti waliyyulloh syaikh Muhyiddin Abdul qodir Al Jailani rodhiyalloohu ‘anhu Al faatihah (alftehah3x)

– Ilaa Hadroti Waliyyullaah Sayyid Ahmad anwasy asy-syariif rodhiyalloohu anhu Al faatehah(alfatehah3x)

– Ilaa Hadroti Rijalullooh sayyidinaa syaikh Imam muhyiddin ma’rifatullaah Al ‘arsy rodhiyalloohu ‘Anhu, Al faatehah (alftehah3x)

– Wa Ilaa Khushushon Haajatii ”ijazah ilmu panulak segala bathil” Lillaahi Ta’aala, Al Faatihah (alftehah1x)

– Tsumma ilaa hadloroti Kyai Rois Amin Wa nafa’ana wa azwaajina wa aulaadana wa dzuriyatina wa jamii’i ahlil islam bihim wa bibarokatihim wa bikaromatihim amiin yaa
robbal ‘alamiina,syaiulillahum Al faatihah(alftehah1x)

– Khusuushon ila nafsi (sebut nama kita) alfatehah1x

– Wa khusuushon Man ajazani (niatkan saja ‘saudaraku / temanku / pengijazah) Al faatehah

– Tsumma ilaa arwahi jamii’i ahlil qubur khusuushon mu’minin wal mu’minat, muslimin wal muslismat al ahya-i minhum wal amwat, fil masyariqi wal maghribi ghofarollohu dzunubahum wa askanahum fi farodiisil jinani bi rohmatika yaa arhamar rohimiina,
Syaiulillahum Al Fatihah(alfatehah1x)

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alloohumma innii atawassalu ‘anis sayyidii ahmad anwasyisy syariif wa ‘anisy syaikhi Imam muhyiddiin Ma’rifatulloohil ‘arsyii bihizbil ghoutisyahika wabikaroomatiha wassalaamatiha wal’aafiyatiha, wabihurmati Jamaalikal baaqii wawajhikal a’zhami wabihurmati nabiyyinaa Muhammadin shollalloohu alaihi wasallam antaqdhiya Haajatii “ijazah panulak segala bathil”.

– Syahadat, Sholawat 1x

– Ta’awudz

– BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM 33x

Niatkan untuk bersihkan energi negatif ilmu pelet wanita ditubuh kita dengan mengirim basmallah ke 33 ruas tulang rusuk ( termasuk tulang sulbi ).

Inti amalannya

HIIM RO NIIR MAA ROH HIR LAAH MIL BIS 313x atau maksimal 1001x

Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin 7x ( tanpa nafas ).

SELESAI.

– Bacaan tawassul dan sampai amalan intinya diatas semua adalah cara mensebatinkan ditubuh kita, hanya dilakukan minimal sekali selama 1bulan, dan diamalkan waktu malam jum’at, dan lebih baik dilakukan seminggu sekali dan untuk tawassulnya boleh dibaca saat melakukan penyatuan, tapi untuk yang amalan intinya (yang terakhir), wajib hafal dengan lancar.

– Amalan ini dulu waktu masih merantau di Jakarta sering saya gunakan untuk asma kurung/benteng gaib, yang waktu itu masih sering”nya ngamen/atraksi debus dan beberapa kali mengdakan gemblengan.

– Untuk pengobatan khusus medis/kiriman/teluh/santet : bacakan di sebotol air putih 313x, minumkan segelas dan sisanya balurkan keseluruh tubuh, biasanya saya gunakan jalan terakhir untuk kasus penyembuhan penyakit medis yang berat, dan alhmdulillah selalu mangkus dengan berbagai kejadian diluar nalar, insya Allah sangat manfaat bagi yang berprofesi sebagai dukun penyembuh.

– Untuk benteng gaib, misalnya rumah/gedung/dsb, baca 33x pada kedua telapak tangan (posisi berdoa / depan mulut), baca alhamdulillahirobbilalamiin.7x ( tanpa nafas dan niat dan makrifatkan benteng / pelindung untuk tempat tersebut dari semua energi negatif), tiupkan napas pelan” dikedua telapak tangan, selanjutnya tutup (posisi telapak menyembah, turun di dedepan dada dengan posisi telapak masih menyembah tapi ujungnya menghadap kedepan, arahkan lurus kedepan sampai kedua tangan lurus, kemudian buka telapak tangan tersebut dengan mengukur seberapa besar tempat yang akan dibentengi, maksudnya, berarti kita berada kira” 15 – 20 meter dari depan tempat yang akan dipagari tersebut. Supaya ilmu pelet wanita tidak terlalu lebar kita buka tangannya, setelah dirasa cukup mengukurnya , genggam yang kuat kepalan ke 2 tangan (kedua tangan masih posisi seukuran tempat tersebut, setelah itu tancapkan kepalan ke 2 tangan tersebut ketanah, jadi bukan posisi meninju tapi tangan seperti menancapkan pagar.

Dan insya Allah fungsinya akan sangat banyak menrut penglaman saya dan maaf tidak bisa saya ceritakan semuanya, nanti si pengamal sendrilah yang akan lebih tau manfaatnya.

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s