AMALAN PALING AMPUH

AMALAN PALING AMPUH,AMALAN PALING AMPUH, Dan sampai sekarang saya pun masih sering menerima pertanyaan semacam ini : AMALAN APA YANG PALING AMPUH, PALING PATEN, DIJAMIN BERHASIL Jawaban saya : Dan lagi” saya harus menjawab ampuhnya sebuah ilmu / amalan ilmu pelet wanita itu kembali ke diri pengamalnya sendiri.

Dan urusan terijabahnya / keberhasilannya itu sudah masuk wilayah-NYA. Manusia hanya wajib berusaha saja. Masalah hasil itu ” bodo amatlah “… cukup serahkan saja pada-NYA.

Namun penting di ingat harus bisa memenuhi syarat”nya :

– YAKIN
Sedikit saja terbesit keraguan maka jaminan gagal

– ISTIQOMAH
Rajin mengamalkan amalannya. Jangan baru sekali dua kali mengamalkan sudah ingn hasil. Ilmu supra bukan ilmu sulap yang “ bim salabim “ langsung jadi. Semua butuh proses.

– PASRAH & TIDAK MELEKAT
Setelah mengamalkan ya sudah yakini saja. Tidak usah ” bertanya tanya ” kapan berhasilnya, menunggu nunggu hasilnya, dsb karena yang demikian ini menandakan kau ragu pada kuasa-NYA. Selain itu ini akan membuat energinya semakin melekat pada dirimu tidak menyebar ke semesta untuk menarik, mendatangkan peristiwa, kejadian yang anda inginkan / capai. Kemelekatan ini ibarat anda menarik busur panah tapi tidak anda lepaskan ya mana bisa sampai ke sasaran yang ada pada pegel” tuh tangan. Metaforanya seperti itulah kira”. Jadi setelah mengamalkan ilmunya maka setelah itu ” LUPAKAN ” beraktifitaslah seperti biasa jangan di ingat ingat lagi

Gagalnya keilmuan : Sudah yakin sudah ikhlas sudah pasrah sudah istiqomah mengamalkan keilmuannya sudah tidak melekat laga artinya tidak melulu memikirkan keberhasilannya… kok masih ” gatot / gagal total “ juga mengamalkan ilmu pelet wanita ilmunya hiduppun gitu” saja. Jawabannya mungkin saja karena ” KARMA / melakukan dosa terhadap orang lain.” Ia ibarat rantai yang membelenggu .

Meskipun kau mengendarai motor GP yang paling kencang dengan mesin paling powerfull sekalipun apakah kau bisa menjadi juara 1 , mengalahkan valentino rossi, pedrosa, dll….???

Bukan cuma karna motornya saja tapi faktor pengendaranya juga berpengaruh. Motor paling powerfull belum tentu jadi juara bila yang mengendarai tidak punya skill yang mumpuni.

Begitu juga dengan keilmuan, biar kau amalkan ilmu paling ampuh, jimat paling sakti sekalipun tidak akan ngaruh apa” kalau sang pengamal / pemegangnya “kurang ahli”,
antra ilmu & pengamal haruslah “ SINKRON “

Setelah benar” sinkron baru lah mudah”an turun izin-NYA.

Kuncinya : YAKIN, ISTIQOMAH, PASRAH & TIDAK MELEKAT.

Jangan mudah percaya sama praktsi apalagi sama saya yang bilang ilmu ini ampuh, jimat ini jos, bla bla bla….

INGAT…!!! KUNCI PALING UTAMA KEBERHASILAN DARI PENDAYAGUNAAN KEILMUAN / JIMAT ADALAH SANG PENGAMAL / PEMEGANG / PENGENDARANYA….

Percaya tidak percaya bodo’ amat

RANTAI KARMA

Guru saya pernah berujar : ” Saya lebih takut berbuat dosa kepada sesama manusia / makhluk lainnya ketimbang sama TUHAN.”

Karna bila berbuat dosa kepada TUHAN, kita berdoa, memohon ampunan pada-NYA pasti di ampuni karna Ia maha pengasih, penyayang & pengampun.

Namun jika berbuat dosa terhadap sesama ( menipu, menyakiti perasaan orang, kekerasan fisik, iseng / jahil yang kelewat batas, dll ) maka akibatnya ngeriiii…

Apalagi orang tersebut sampai menyumpahi / mendoakan yang jelek” walaupun tidak dengan ucapan tapi hanya dengan perasaan ” negative “

Niscaya berbagai bentuk energi negatif akan mencair & termatrealisasi dalam bentuk kejadian negatif semisal sakit”an, rumah tangga berantem terus, anaknya nakal, rizki seret ,dsb. bahkan efeknyapun akan sampai ke akhirat kelak lebih ngeri lagi rantai karma ini akan terus ” merantai ” sampai ke anak turunannya.

Tiada ruwatan / jimat paling ampuh sekalipun yang bisa menghapusnya.

Tiada doa yang bisa melepas rantai karma ini…

Kecuali 1 : orang yang sudah anda sakiti tersebut sudah benar” ikhlas… benar” ridho pada anda… baru belenggu karma ini akan lepas…

Ingat tiada yang kebetulan yang terjadi di semesta ini..

Semua kejadian, peristiwa yang hadir di hidupmu adalah pencairan dari perbuatan baik / burukmu, saldo positif / negatifmu, sejalan dengan karma serta dharma yang kau buat itu pula yang kan kau tuai.

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s